Monday, June 6, 2016

Pemrograman Jaringan (Proxy, Web, Mail, FTP, DNS) Server

A. PROXY SERVER

Apa itu Proxy?
Proxy server merupakan server yang digunakan untuk menyimpan data web yang pernah diakses oleh pengguna. Manfaat dari proxy server adalah untuk mempercepat akses ke situs web. 
Hasil gambar untuk proxy
(Gambar 1.1 Proxy)

Beberapa pengguna internet biasanya pernah mengakses situs informasi yang sama. Sebagai contoh, setiap pengguna selalu mengakses suatu situs, misalnya Yahoo!. Tanpa proxy, setiap pengguna harus melakukan akses langsung ke server Yahoo! di Amerika, pada informasi yang diambil sama. Dengan adanya proxy server, pengakses yang akan melihat halaman Yahoo! tidak perlu harus selalu mengakses secara langsung ke server tersebut (yang letaknya di Amerika), tetapi cukup melihat pada cache proxy server setempat (di Indonesia).
Bagaimana informasi suatu web disimpan di proxy ?
Begitu salah seorang pengguna mengakses suatu situs, halaman situs tersebut akan secara otomatis tersimpan pada proxy server TelkomNet. Dengan demikian pengguna lain yang akan mengases situs yang sama tidak perlu harus melakukan akses langsung, cukup mengambilnya dari proxy server lokal.

Pengertian Proxy Server?
Proxy Server adalah server yang diletakkan antara suatu aplikasi client dan server yang saling terhubung. Halter sebut berguna untuk mengendalikan maupun memonitor lalu-lintas paket data yang melewatinya. Aplikasi client bisa berupa browser, client FTP, dan lainsebagainya. Untuk aplikasi server bisa berupa server web, server FTP dan lainsebagainya. 
Manfaat dari Proxy Server?
1. Meningkatkan Kinerja Jaringan
Kegunaan server proxy adalah untuk menyimpan data permintaan client. Jika seorang pengguna internet sudah pernah membuka situs yang sama, tidak perlu dihubungkan langsung pada situs sumbernya, tetapi cukup diambilkan dari simpanan server proxy. Dengan demikian, penggunaan bandwidth internet untuk koneksi langsung dapat berkurang.
2. Filter Permintaan
Server proxy menjadi filter terhadap situs yang boleh atau tidak boleh dikunjungi. Selain itu, server proxy juga dapat sebagai filter terhadap aplikasi client yang dapat menggunakan akses terhadap internet. Dalam hal ini server proxy berlaku sebagai filter terhadap gangguan internet.

Tiga fungsi utama proxy server ?
  1. Connection Sharing : Bertindak sebagai gateway yang menjadi batas antara jaringan lokal dan jaringan luar. Sehingga koneksi dari jaringan lokal ke internet akan menggunakan sambungan yang dimiliki oleh gateway secara bersama-sama.
  2. Filtering : Melindungi jaringan lokal terhadap gangguan atau serangan dari jaringan luar. Dapat dikonfigurasi untuk menolak situs web tertenu pada waktu-waktu tertentu.
  3. Caching : Menyimpan obyek-obyek yang merupakan permintaan dari para pengguna yang di dapat dari iternet.

B. WEB SERVER

Definisi Web Server

(Gambar 2.1 Web Server)

Web server adalah software yang menjadi tulang belakang dari world wide web (www).  Web server menunggu permintaan dari client dengan menggunakan browser, kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke Browser. dengan kata lain Web Server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML
Cara Kerja Web Server
  • Web server, untuk berkomunikasi dengan client-nya (web browser) mempunyai protokol sendiri, yaitu HTTP (hypertext tarnsfer protocol).
  • Dengan protokol ini komunikasi antar web server dengan client-nya dapat saling dimengerti dan lebih mudah.
  • Format data pada world wide web adalah SGML(standar general markup language), Tapi para pengguna internet saat ini lebih banyak menggunakan format HTML (hypertext markup language) karena penggunaannya lebih sederhana dan mudah dipelajari.
Contoh-contoh Web Server
Terdapat beberapa contoh web server yang banyak digunakan, yaitu diantaranya :
  • Apache
  • Apache Tomcat
  • Microsoft Internet Information Services (IIS)
  • Nginx
  • Lighttpd
  • Litespeed
  • Zeus Web Server


C.MAIL SERVER

Definisi Mail Server


(Gambar 3.1 Mail Server)

Mail server adalah program yang bekerja menampung dan mendistribusikan email dalam suatu   jaringan. Mail server membuat kita bisa dengan mudah mengirimkan pesan, file ke mail yang berada di server lain pula. 
Mail Server merupakan suatu entitas berupa komputer yang bertindak sebagai sebuah server (penyedia layanan) dalam jaringan komputer / internet, serta memiliki fungsi untuk melakukan penyimpanan (storing) dan distribusi yang berupa pengiriman (sending), penjaluran (routing), dan penerimaan (receiving) e-mail. 
Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email, sedangkan POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.
Cara Kerja Mail Server
Cara kerja mail server dapat kita analogikan sebagai sebuah perusahaan pos yang bekerja mengantarkan surat yang dikirim oleh client dan juga menyimpan file dan mengorganisasikan pesan dari semua clientnya. Perusahaan ini terdiri dari tukang pos yang tugasnya mengantar pesan dan sebuah kantor yang mana kantor itulah pusat pengorganisasian mail yang keluar masuk server.
Spesifikasi Mail Server
Mail Server yang kita buat ini menggunakan aplikasi Postfix, Courrier-IMAP, dan SquirrelMail. Setidaknya dengan aplikasi ini terpasang, maka mail server yang telah kita buat ini dapat berjalan dan menserve client dengan baik.
A. Postfix
Postfix adalah free open-source MTA yang meroute dan mendeliver email. Postfix ini lebih mudah untuk dikelola dibandingkan Sendmail MTA yang sudah banyak digunakan juga. Fitur-fitur Postfix:
  •     Protocol Support
  •     Junk Mail Control (SPF plugin, Zombie Blocker, etc)
  •     Database Support (LDAP, MySQL, SQLite, Berkeley, PostgreeSQL)
  •     Mailbox Support 
B. Courrier-IMAP
Courrier MTA adalah server groupware yang dapat bekerja dan digunakan dalam protokol yang umum seperti ESMTP,IMAP, POP3, SSL dan HTTP. Courrier sendiri menyediakan ESMTP, IMAP, POP3 webmail service. Mail server Courrier sebaiknya digunakan pada OS berbasis Linux, BSD. Courrier-IMAP adalah kombinasi popular dengan server berbasis Qmail, Exim atau Postfix.
Mail server Courrier bisa menyediakan servis email untuk akun system operasi normal. Courrier juga bisa menyediakan servis email untuk aku email virtual yang diurus oleh LDAP, MySQL atau PostgreSQL database
C. Squirrelmail
Squirrelmail adalah sebuah aplikasi open-source yang menyediakan web-based email dan proxy server IMAP. Squirrelmail tersedia untuk semua platform yang mensupport PHP. Bisa digunakan pada semua platform. 


D. FTP SERVER

Deifinisi FTP
(Gambar 4.1 FTP Server)

File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dalam FTP harus ada FTP Server dan FTP Client.
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. Contoh aplikasi FTP server : 
  • Proftpd 
  • Vsftpd 
  • Wuftpd 
FTP Client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tukar menukar file. Jika terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan izin yang diberikan oleh FTP server. Contoh aplikasi FTP client :
  • CuteFTP, Wget 
  • WsFTP 
  • GetRight 
  • AbsoluteFTP 
Keamanan FTP
FTP sebenarnya tidak aman dalam mentransfer suatu file karena file dikirimkan tanpa di-enkripsi terlebih dahulu tetapi bila menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang akan dikirim dienkripsi terlebih dahulu.
Mode Dalam FTP
FTP biasanya menggunakan dua buah port untuk koneksi yaitu port 20 dan port 21 dan berjalan exclusively melalui TCP bukan UDP. FTP server mendengar pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21 adalah command port dan port 20 adalah data port. Pada FTP server, terdapat 2 mode koneksi yaitu Aktif Mode (active mode) dan Pasif Mode (passive mode).
Tujuan pembangunan FTP Server
  • Sharing data
  • Menyediakan indirect atau implicit remote computer
  • Menyediakan tempat penyimpanan bagi user
  • Menyediakan transfer data yang reliable dan efisien


E. DNS SERVER

Definisi DNS 

(Gambar 5.2 DNS)

DNS adalah sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

Fungsi utama dari sebuah sistem DNS

  • Menerjemahkan nama-nama host(hostnames) menjadi nomor IP(IPaddress) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet
  • Memberikan suatu informasi tentang suatu host keseluruh jaringan internet.


Keunggulan DNS

  • DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah computer cukup hostname (nama Komputer).
  • Konsisten, IP address sebuah computer boleh berubah tapi hostname tidak berubah.

Cara Kerja DNS
Urutan cara kerja Server DNS menangai permintaan sebagai berikut:




(Gambar 5.2 Cara Kerja DNS)
  1. Mencari alamat host pada file HOSTS, bila ada berikan alamatnya dan proses selesai. 
  2. Mencari pada data cache yang dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya, bila ada simpan dalam data cache, berikan hasilnya dan selesai. 
  3. Mencari pada alamat Server DNS pertama yang telah ditentukan oleh user. 
  4. Apabila pada Server DNS pertama tidak ditemukan pencarian dilanjutkan pada Server DNS kedua dan seterusnya dengan proses yang sama seperti diatas.

No comments:

Post a Comment